Skip to main content

PSCS Harus Mengakui Keunggulan Tuan Rumah PSIM 3-1


KCT- Cilacap : PSCS Cilacap harus mengakui keunggulan tuan rumah PSIM Jogja dengan skor 3-1.
Tuan rumah PSIM mampu unggul cepat di menit 7 babak pertama melalui sepakan Gilang Pratama. Tendangan bebasnya meluncur di pojok kanan atas mistar gawang PSCS tanpa mampu dihalau kiper PSCS Ega Rizky Pramana.
Setelah tertinggal PSCS mampu membahayakan gawang PSIM sepuluh menit kemudian, memanfaatkan kelengahan barisan belakang PSIM, namun sayang tembakan dari dalam kotak penalty masih melambung beberapa centimeter di atas mistar.

Menit 24 Syaifu Lewanusa melepaskan tendangan bebas yang mebahayakan gawang Tito Rama, beruntung Tito masih sigap menjaga gawangnya dari kebobolan.
Ditengah jual beli serangan antara kedua tim, kericuhan pecah dimenit 42. Di tribun timur, sesama pendukung PSIM terlibat bentrok, yang memaksa pertandingan dihentikan wasit selama 15 menit. Akibat bentrokan tersebut seorang polisi terluka terkena lemparan petasan, sementara  dua penonton pingsn.
Saat pertandingan dilanjutkan skor bertahan 1-0 sampai babak pertama usai.
Babak kedua baru berjalan 8 menit, tepatnya di menit 53 serangan balik cepat Rangga Muslim harus dihentikan Bagus Nirwanto di kotak terlarang yang berbuah pinalty bagi tuan rumah. Eksekusi Muhammad Risky berhasil menambah keunggulan tuan rumah 2-0.
Tertinggal 2 gol , dimenit 58 PSCS mampu memperkecil kedudukan setelah Taryono mampu menyundul tendangan bebas Rendy Saputra.
Namun PSIM kembali menambah gol saat Ega Rizky tak mampu menahan tendangan bebas Pratama Gilang. Skor 3-1 menjadi hasil akhir pertandingan ini.
Saat jumpa pers setelah pertandingan usai pelatih PSCS Gattot Barnowo mengatakan pertandingan berjalan cukup baik dan menarik, PSIM bermain pintar dan memiliki organisasi permainan yang bagus.
“Bermain di siang hari, menjadi kendala bagi PSCS, karena saat di Cilacap hujan terus tidak bisa latihan siang hari,” ungkapnya.
“Saat insiden terjadi sebenarnya mental PSCS sedang naik, dan performa PSIM mulai menurun namun wasit menghentikan permainan, padahal tidak mengganggu pertandingan,’’ tambahnya.
Namun Gattot memuji semangat pemain muda PSIM yang mampu menekan hampir sepertiga daerah. “Proses gol lawan murni kesalahan komunikasi penjaga gawang dan bek, dan akan kami perbaiki jangan sampai terulang lagi,’pungkasnya.
Sementara itu Pelatih PSIM Erwan Hendarwanto memuji permainan timnya yangmengalami progres kematangan mentalitas dan mampu mengimbangi PSCS yang mempunyai pemain yang lebih berpengalaman.
“Gol pertama sangat cepat membuat moral pemain anak anak terangkat, dalam sepakbola wajar semua bisa saja terjadi, baik dari open paly maupun bola mati,”ungkapnya.
Erwan menambahkan taktik yang digunakan melawan PSCS sangat berbeda ketika PSIM mengalahkan Persiraja. “ Saat melawan Persiraja kami menunggu mencuri kesempatan, namun saat bermain melawan PSCS bermain terbuka, unggul ke organisasi permainan, dan hasil yang luar biasa,” tambahnya.
Dengan hasil ini PSCS harus merelakan posisi puncak klasemen sementara Grup A, walaupun sama sama mengoleksi poin 6 namun PSCS kalah Head to Head dari PSIM. (CP)/(Foto: Harminanto)

Comments

Popular posts from this blog

Final!! 2017 UMK Cilacap Satu Angka

KCT – Cilacap : Mulai tahun 2017 Upah Minimum Kabupaten (UMK) Cilacap yang selama ini dibagi menjadi tiga wilayah, yakni Cilacap Kota,  Cilacap Barat, dan Cilacap Timur, akhirnya tercapai kesepakatan  memakai satu angka. Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kosasih saat di temui di ruang kerjanya kamis siang (13/10/2016) mengatakan, dalam Rapat Dewan Pengupahan, yang dihadiri  dari berbagai unsur , unsur pemerintahan yaitu Dinsosnakertrans, Bappeda, Dinas Perdagangan dan Koperasi, dan bagian Kesra, unsur Apindo dan Unsur Serikat Pekerja  Rabu (12/10/2016) telah terjadi kesepakatan memakai UMK satu angka. ”Walaupun terjadi pembicaraan yang alot, namun akhirnya terjadi kesepakatan penetapan UMK 2017 akan dijadikan satu angka sebesar Rp. 1.693.689.”ujarnya. “Dengan dicapainya kesepakatan dengan memakai UMK satu wilayah saja , diharapkan tidak ada lagi kesenjangan yang terjadi,”tambahnya Setelah terjadi kesepakatan ini , Kosasih me...

Tiga Paslon Akan Bertarung di Pilkada Cilacap 2017

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cilacap, Senin (24/10/2016) dalam rapat pleno di Aula KPU Cilacap resmi mengumumkan tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati untuk Pilkada Cilacap 15 Februari 2017. Ketiga pasangan masing-masing pasangan Tatto Suwarto Pamuji – Syamsul Aulia Rachman, pasangan Taufik Nurhidayat – Faiqoh Subkhy, dan pasangan Fran Lukman – Bambang Sutanto . Dalam keterangan persnya, Ketua KPU Cilacap Sigit Kwartianto menjelaskan penetapan ketiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati sesuai dengan SK KPU nomor 40 tahun 2016. Setelah mengumumkan 3 pasangan calon Sigit Kwartianto menyerahkan berkas penetapan menyesuaikan no urut pendaftaran kepada koalisi partai pengusung.maupun pasangan calon. “Tahapan selanjutnya KPU akan melakukan pengundian nomor urut pasangan pada Selasa (25/10/2016), yang akan dilaksanakan di gedung Graha Pemuda Bercahaya mulai pukul 10.00 WIB , dan ketiga pasangan calon yang sudah di tetapkan wajib hadir” pungkasnya (CP)

Pembangunan Jembatan Apung Di Cilacap Mundur Pertengahan November

KCT - Cilacap : Jembatan apung pertama di Indonesia yang rencananya akan di bangun di Kampung Laut Cilacap pada Bulan Oktober ini diundur pemasangannya. Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Pengelola Sumber Daya Kawasan Segara Anakan Kabupaten Cilacap Supriyanto saat dikonfirmasi menjelaskan pembangunan akan dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada pertengahan November mendatang. “Jembatan apung yang fungsi utamanya sebagai jalur transportasi, dan menghubungkan Desa Ujung Alang dengan Desa Klaces tersebut nantinya akan memberikan fungsi lain yang tak kalah bergengsi yakni menjadi ikon wisata baru di kawasan Laguna Segara Anakan.”Ungkapnya Pihaknya berharap jembatan tersebut nantinya bisa meningkatkan perputaran roda ekonomi sosial antar masyarakat desa di kampung laut dengan desa lain. (CP/SC)