Skip to main content

KIlang Pertamina Terbakar, Produksi BBM Tidak Terganggu


KCT, Cilacap : Rabu siang (5/10/016), warga lomanis Cilacap dikejutkan oleh suara ledakan, yang disusul dengan munculnya asap hitam, dari area kilang Pertamina di Jalan MT. Haryono.

"Kebakaran terjadi pada tanki asphal 41 T-312, kilang RU IV Cilacap, pukul 12.18 WIB, dan dapat segera dipadamkan pada pukul 14.01 WIB, oleh regu pemadam kebakaran internal Pertamina", kata General Affairs  Manager Pertamina RU IV - Dasaf Tamzil saat jumpa pers.


"Kebakaran terjadi saat tanki asphal pada level minimal, dengan sisa asphal 667 mm, karena sebelumnya sudah dialirkan dari penyaluran produk, dan direncanakan untuk perbaikan atau overhoul. Untuk kapasitas tangki 1.500 ton dengan diameter dan tinggi 16 meter", katanya

Dasaf menegaskan, peristiwa ini tidak menimbulkan gangguan terhadap produksi BBM RU IV, dan tidak menimbulkan korban jiwa.

"Atas peristiwa ini Pertamina sudah menginformasikan kepada pihak berwenang dan masyarakat sekitar. Mohon pengertian, dan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang di timbulkan", tambahnya.

Terkait penyebab kebakaran dan jumlah kerugian yang diderita, Dasaf menyatakan, hingga sore kemarin, masih dalam proses investigasi.

Dalam kesempatan itu pihaknya menyayangkan beredarnya foto di media sosial tangki yang terbakar dengan api besar. Padahal kejadian sebenarnya tidak seperti itu, kemungkinan foto pada kejadian 2011. (CP)

Comments

Popular posts from this blog

Final!! 2017 UMK Cilacap Satu Angka

KCT – Cilacap : Mulai tahun 2017 Upah Minimum Kabupaten (UMK) Cilacap yang selama ini dibagi menjadi tiga wilayah, yakni Cilacap Kota,  Cilacap Barat, dan Cilacap Timur, akhirnya tercapai kesepakatan  memakai satu angka. Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kosasih saat di temui di ruang kerjanya kamis siang (13/10/2016) mengatakan, dalam Rapat Dewan Pengupahan, yang dihadiri  dari berbagai unsur , unsur pemerintahan yaitu Dinsosnakertrans, Bappeda, Dinas Perdagangan dan Koperasi, dan bagian Kesra, unsur Apindo dan Unsur Serikat Pekerja  Rabu (12/10/2016) telah terjadi kesepakatan memakai UMK satu angka. ”Walaupun terjadi pembicaraan yang alot, namun akhirnya terjadi kesepakatan penetapan UMK 2017 akan dijadikan satu angka sebesar Rp. 1.693.689.”ujarnya. “Dengan dicapainya kesepakatan dengan memakai UMK satu wilayah saja , diharapkan tidak ada lagi kesenjangan yang terjadi,”tambahnya Setelah terjadi kesepakatan ini , Kosasih me...

Tiga Paslon Akan Bertarung di Pilkada Cilacap 2017

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cilacap, Senin (24/10/2016) dalam rapat pleno di Aula KPU Cilacap resmi mengumumkan tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati untuk Pilkada Cilacap 15 Februari 2017. Ketiga pasangan masing-masing pasangan Tatto Suwarto Pamuji – Syamsul Aulia Rachman, pasangan Taufik Nurhidayat – Faiqoh Subkhy, dan pasangan Fran Lukman – Bambang Sutanto . Dalam keterangan persnya, Ketua KPU Cilacap Sigit Kwartianto menjelaskan penetapan ketiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati sesuai dengan SK KPU nomor 40 tahun 2016. Setelah mengumumkan 3 pasangan calon Sigit Kwartianto menyerahkan berkas penetapan menyesuaikan no urut pendaftaran kepada koalisi partai pengusung.maupun pasangan calon. “Tahapan selanjutnya KPU akan melakukan pengundian nomor urut pasangan pada Selasa (25/10/2016), yang akan dilaksanakan di gedung Graha Pemuda Bercahaya mulai pukul 10.00 WIB , dan ketiga pasangan calon yang sudah di tetapkan wajib hadir” pungkasnya (CP)

Pembangunan Jembatan Apung Di Cilacap Mundur Pertengahan November

KCT - Cilacap : Jembatan apung pertama di Indonesia yang rencananya akan di bangun di Kampung Laut Cilacap pada Bulan Oktober ini diundur pemasangannya. Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Pengelola Sumber Daya Kawasan Segara Anakan Kabupaten Cilacap Supriyanto saat dikonfirmasi menjelaskan pembangunan akan dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada pertengahan November mendatang. “Jembatan apung yang fungsi utamanya sebagai jalur transportasi, dan menghubungkan Desa Ujung Alang dengan Desa Klaces tersebut nantinya akan memberikan fungsi lain yang tak kalah bergengsi yakni menjadi ikon wisata baru di kawasan Laguna Segara Anakan.”Ungkapnya Pihaknya berharap jembatan tersebut nantinya bisa meningkatkan perputaran roda ekonomi sosial antar masyarakat desa di kampung laut dengan desa lain. (CP/SC)