Skip to main content

Cilacap Peringkat Satu Kerawanan Bencana di Jawa Tengah


BPBD Kabupaten Cilacap melaksanakan Kegiatan Apel Besar Kesiapsiagaan Tim Penanggulangan Bencana dan Mitra BPBD Kabupaten Cilacap, Sabtu (22/10/2016) di Lapangan Kecamatan Gandrungmangu Cilacap.

Kepala BPBD Cilacap Tri Komara Sidhi mengatakan tujuan dilaksanakan kegiatan Apel Besar Kesiapsiagaan Tim Penaggulangan Bencana dan Mitra BPBD Cilacap adalah mengecek Kesiapan Sumber Daya Penanggulangan yang ada di semua lini, guna menghadapi Ancaman Bencana yangg ada di Wilayah Kabupaten Cilacap, di musim penghujan ini baik bencana banjir atau tanah longsor.
“Sesuai dengan Amanat UU No.24 Th. 2007 tentang Penanggulangan Bencana, penyelenggara penanggulangan bencana baik pada tahap pra bencana,tanggap bencana dan pasca bencana menjadi tanggung jawab bersama antara Pemerintah, Masyarakat serta Dunia Usaha.”ungkapnya

“Kabupaten Cilacap merupakan peringkat 1 Tingkat Kerawanan Bencana di Jawa Tengah, sedangkatkan untuk tingkat Nasional Cilacap berada di peringkat 17,” tambahnya (CP)

Comments

Popular posts from this blog

Final!! 2017 UMK Cilacap Satu Angka

KCT – Cilacap : Mulai tahun 2017 Upah Minimum Kabupaten (UMK) Cilacap yang selama ini dibagi menjadi tiga wilayah, yakni Cilacap Kota,  Cilacap Barat, dan Cilacap Timur, akhirnya tercapai kesepakatan  memakai satu angka. Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kosasih saat di temui di ruang kerjanya kamis siang (13/10/2016) mengatakan, dalam Rapat Dewan Pengupahan, yang dihadiri  dari berbagai unsur , unsur pemerintahan yaitu Dinsosnakertrans, Bappeda, Dinas Perdagangan dan Koperasi, dan bagian Kesra, unsur Apindo dan Unsur Serikat Pekerja  Rabu (12/10/2016) telah terjadi kesepakatan memakai UMK satu angka. ”Walaupun terjadi pembicaraan yang alot, namun akhirnya terjadi kesepakatan penetapan UMK 2017 akan dijadikan satu angka sebesar Rp. 1.693.689.”ujarnya. “Dengan dicapainya kesepakatan dengan memakai UMK satu wilayah saja , diharapkan tidak ada lagi kesenjangan yang terjadi,”tambahnya Setelah terjadi kesepakatan ini , Kosasih me...

Tiga Paslon Akan Bertarung di Pilkada Cilacap 2017

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cilacap, Senin (24/10/2016) dalam rapat pleno di Aula KPU Cilacap resmi mengumumkan tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati untuk Pilkada Cilacap 15 Februari 2017. Ketiga pasangan masing-masing pasangan Tatto Suwarto Pamuji – Syamsul Aulia Rachman, pasangan Taufik Nurhidayat – Faiqoh Subkhy, dan pasangan Fran Lukman – Bambang Sutanto . Dalam keterangan persnya, Ketua KPU Cilacap Sigit Kwartianto menjelaskan penetapan ketiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati sesuai dengan SK KPU nomor 40 tahun 2016. Setelah mengumumkan 3 pasangan calon Sigit Kwartianto menyerahkan berkas penetapan menyesuaikan no urut pendaftaran kepada koalisi partai pengusung.maupun pasangan calon. “Tahapan selanjutnya KPU akan melakukan pengundian nomor urut pasangan pada Selasa (25/10/2016), yang akan dilaksanakan di gedung Graha Pemuda Bercahaya mulai pukul 10.00 WIB , dan ketiga pasangan calon yang sudah di tetapkan wajib hadir” pungkasnya (CP)

Pembangunan Jembatan Apung Di Cilacap Mundur Pertengahan November

KCT - Cilacap : Jembatan apung pertama di Indonesia yang rencananya akan di bangun di Kampung Laut Cilacap pada Bulan Oktober ini diundur pemasangannya. Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Pengelola Sumber Daya Kawasan Segara Anakan Kabupaten Cilacap Supriyanto saat dikonfirmasi menjelaskan pembangunan akan dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada pertengahan November mendatang. “Jembatan apung yang fungsi utamanya sebagai jalur transportasi, dan menghubungkan Desa Ujung Alang dengan Desa Klaces tersebut nantinya akan memberikan fungsi lain yang tak kalah bergengsi yakni menjadi ikon wisata baru di kawasan Laguna Segara Anakan.”Ungkapnya Pihaknya berharap jembatan tersebut nantinya bisa meningkatkan perputaran roda ekonomi sosial antar masyarakat desa di kampung laut dengan desa lain. (CP/SC)